Jujurlah Pada Hatimu. Pada hakekatnya manusia itu senantiasa dituntut untuk selalu mendayagunakan akal budinya demi terciptanya ketentraman, kedamaian, kebahagiaan dan kebaikan. Baik atau kebaikan adalah salah satu sarana untuk melahirkan kebahagiaan,kebenaran dan keadilan hidup bermasyarakat dan beragama dalam wadah keimanan dan keislaman yang murni.
Hal ini akan terwujud secara baik apabila sebongkah daging yang ada dalam tubuh setiap manusia tidak dikotori dan dinodai oleh berbagai macam penyakit yang biasa disebut dengan penyakit hati.
Read more…
Michael H. Hart Dalam tulisannya menuliskan The 100 a rangking of the most influential person in history (seratus tokoh paling berpengaruh dalam sejarah ) Menempatkan Nabi Muhammad SAW dalam urutan tokoh yang paling utama. Pendapat ini berdasrkan dari keberhasilan Beliau SAW dengan baik dalam meraih kesuksesan luar biasa,baik dilihat dari ukuran agama (akhirat) maupun dalam ruang lingkup duniawi. Sedangkan dalam keyakinan Islam, Nabi Muhammad adalah seorang Nabi sekaligus Rasul pamungkas ( la nabiyya ba’dah ) ,ini sifatnya mutlak yang mengandung unsur kewajiban dasar umat Islam yang disebut iman.
Iman ini akan menjadi batal jikalau mengesampingkan eksistensial Muhammad SAW sebagai uswatun hasanah.” “Sesungguhnya telah ada pada diri Rasulullah itu suri tauladan yang baik bagimu”. ( Qs Al Ahzab-21)
Read more…