Mari Mengukur Rasa Malu Sendiri

By Martias Oyonk on Friday, June 11, 2010
Filled Under: Akhlak Mulia

Mari Mengukur Rasa Malu Sendiri. Gemuruh di media tentang peritiwa yang tak layak, dahsyatnya bagaikan air bah tsunami. Semua orang membicarakannya. Semua orang memperdebatkannya. Tentang sebuah peristiwa, yang mengharu-biru hati dan pikiran kalayak secara luas. Terutama di kalangan remaja, tetapi juga dikalangan orang dewasa.

Read more…

Mengisi Relung Hati dengan Kejujuran dan Amanah

By Bakhtiar Khatib on Monday, May 17, 2010
Filled Under: Akhlak Mulia, Pola Hidup Muslim

Mengisi Relung Hati dengan Kejujuran dan Amanah. Khalifah Umar sungguh jujur dan amanah memelihara kepercayaan diberikan rakyatnya, Ia sering kelapangan melihat situasi dan kehidupan rakyat. Ditemuinya seorang pengembala kambing memenuhi satu bukit di Arab guna menghidupi keluarganya. Khalifah Umar berkata kepada pengembala kambing tersebut.

Read more…

Akhlak Seorang Pemimpin

By Martias Oyonk on Thursday, May 6, 2010
Filled Under: Akhlak Mulia

Akhlak Seorang Pemimpin. Pemimpin dalam kontek keislaman disebut Imamah / imam atau ketua, dan didalam wadah organisasi imamah biasa diistilahkan dengan khalifah atau penguasa. Imam juga berarti pedoman, Al Quran nul karim adalah pedoman bagi umat manusia. Begitu juga baginda Rasulullah Saw disebut juga sebagai imamah, sebab Beliau adalah pemimpin para pemimpin yang segala sunah dan fatwanya harus dijalankan oleh seluruh umat Islam dan khususnya para pemimpin. Didalam Al Quran kata imam ini terdapat dalam surat Al Bagarah ayat 124. “ …… Sesungguhnya Aku akan menjadikanmu imam bagi seluruh manusia.” Ibrahim berkata (dan saya mohon juga ) dari keturunanku. Allah berfirman.” Janji-Ku (ini) tiak mengenai orang-orang yang zalim.”.

Read more…

Memulai Dari Diri Sendiri

By Martias Oyonk on Thursday, April 1, 2010
Filled Under: Akhlak Mulia

Memulai Dari Diri Sendiri. Yang paling berperan dalam diri manusia untuk mengendalikan setiap gerak-geriknya adalah pikiran dan hati, kedua unsur ini selalu ingin disinergikan yang akan melahirkan prinsip hidup.

Namun,tidak tertutup kemungkinan antara pikiran dan hati sudah tidak bisa disatukan lagi maka lahirlah kemunafikan, sehingga apa-apa yang diucapkan mulut hanya sekedar berita dan kabar  kosong dan janji-janji manis belaka.
Read more…

Mencerminkan Akhlakul Karimah

By Martias Oyonk on Thursday, March 4, 2010
Filled Under: Akhlak Mulia

Mencerminkan Akhlakul Karimah. Yang paling berperan  di diri manusia untuk mengendalikan setiap gerak-geriknya adalah pikiran dan hati,kedua unsur ini selalu bisa disinergikan yang akan melahirkan komitmen/prinsip. Namun,tidak tertutup kemungkinan antara pikiran dan hati sudah tidak bisa disingkronkan lagi alias lain dipikiran lain di hati, sehingga apa-apa yang diucapkan mulut hanya sekedar berita dan kabar  kosong belaka.

Read more…