Menghargai Waktu dan Umur

By Martias Oyonk on Friday, March 12, 2010
Filled Under: Motivasi Hidup, Pola Hidup Muslim

Menghargai Waktu dan Umur. Rasulullah Saw memberikan peringatan pada umat islam khususnya agar tidak mencaci – maki waktu dan keadaan,keduanya ini adalah pemberian tuhan yang wajib kita hargai. Sebuah ungkapan yang memberikan dasar pemikiran agar setiap muslim mampu merenung dan terjun dalam rangkaian waktu mengisinya dengan aneka perilaku terpuji,amar ma’ruf nahi mungkar.

Read more…

Gus Dur Sang Pemersatu Bangasa Itu Telah Tiada

By Martias Oyonk on Wednesday, December 30, 2009
Filled Under: Motivasi Hidup

Gus Dur Sang Pemersatu Bangasa Itu Telah Tiada – Berita duka menyelimuti bangsa Indonesia, setelah mantan Presiden Abdurrahman Wahid yang akrab disapa Gus Dur, Rabu sekitar pukul 18.40 WIB, meninggal dunia di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta, karena sakit.

Read more…

Introspeksi Diri

By Martias Oyonk on Monday, December 14, 2009
Filled Under: Akhlak Mulia, Motivasi Hidup, Pola Hidup Muslim

Introspeksi Diri. Guna memberi arti dalam kehidupan ini khususnya bagi seorang pribadi muslim, berperilaku terpuji adalah jalannya. Islam menyebutnya Fastabiqul Khairat, melanggengkan hubungan dengan Allah, selalu merawat cinta kasih antar sesama manusia plus menjaga dan melestarikan alam semesta beserta isinya, merupakan bentuk perealisasiannya.
Read more…

Islam dan Kehidupan Pribadi Manusia

By Bakhtiar Khatib on Friday, December 4, 2009
Filled Under: Amal Saleh, Dzikrul Maut, Motivasi Hidup, Pola Hidup Muslim

Islam dan Kehidupan Pribadi Manusia. Islam dia adalah jalan yang lurus, mudah dipelajari, praktis untuk di amalkan terjamin dalam kebenarannya.  Allah SWT, menjelaskan : “sesungguhnya Kami telah menurunkan Al-Quran dan sungguh Kami yang menjaga keasliannya “. ( Al-Quran Surat Hijr ayat ke 9).

Read more…

Hukum Oral Seks Suami Isteri

By Martias Oyonk on Monday, October 26, 2009
Filled Under: Akhlak Mulia, Motivasi Hidup, Pola Hidup Muslim

Hukum Oral Seks Suami Isteri. Hingga saat ini, memang tidak sedikit masyarakat muslim yang masih mempertanyakan tentang halal dan tidaknya jima’ atau berhubungan suami istri dengan cara oral. Mitos yang banyak berkembang selama ini, melakukan hubungan dengan cara memasukkan alat kelamin ke dalam mulut pasangan itu dianggap sama seperti kelakuan orang kafir, sehingga hukumnya haram. Benarkah?

Ibnu Taymiyyah berpendapat, selain ciuman dan rayuan, unsur penting lain dalam pemanasan adalah sentuhan mesra. Bagi pasangan suami istri, seluruh bagian tubuh adalah obyek yang HALAL untuk disentuh, termasuk kemaluan. Terlebih jika dimaksudkan sebagai penyemangat jima’.

Read more…