Ramadhan dan Kesucian Al Quran. Allah berfirman.” Bulan Ramadhan adalah bulan yang didalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasannya mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang haq dan yang batil).”( Qs Al-Baqarah-185.)
Bulan Ramadhan disebut juga sebagai bulan Al Quran, karena pada bulan inilah kitab suci umat Islam sebagai pedoman dan pemandu kehidupan manusia, Al Quran nur karim diturunkan kepermukaan bumi ini atas kekuasaan Allah, dari Al lauh Al Mahfuzh ke Bait Al Izzah dilangit dunia. Menurut Ibnu Abas ra, peristiwa turunnya Al Quran terjadi pada malam Lailatul Qadr, yang hanya terdapat dalam bulan suci Ramadhan. Malam Laillatul Qadr, adalah malam yang penuh dengan Maqfirah/ampunan dari Allah. Bahkan disebutkan lebih baik dan mulia dari seribu bulan. Dijelaskan Allah dalam Qs, Al Qadr ayat 1-5. “Sesungguhnya kami telah menurunkannya (Al Quran) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu?. Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril turun dengan izin tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit Fajar.” (Subhanallah)
Read more…
Terbit Pada Harian Haluan Pada Hari Jumat Tanggal 15 Juni 2007
TTS ( Taat, Tawaduk, Sabar ). Mendekatkan diri pada Allah Swt merupakan suatu keharusan yang mutlak bagi seorang muslim / muslimah kapanpun, dengan cara apapun dan dimanapun. Beberapa hal yang urgent dilakukan untuk memuluskan jalannya, yang harus dilakukan antara lain, dengan selalu membersihkan jiwa dari penyakit hati seperti hasad, iri, dengki, egois dsb. Kesucian hanya miliki Allah, orang-orang yang suci hati dan pikiranya akan selalu berusaha mendekatkan diri pada-Nya. Namun, masih banyak dari umat Islam yang belum juga merasa terpanggil hatinya untuk mengenal Allah lebih dekat, melalui apa-apa yang menjadi suruhan-Nya. Kecendrungan melakukan dosa dan maksiat sangat menjadi penghalang antara manusia dengan Khalik. Jelasnya, kedekatan Allah pada seorang hamba tergantung sekali akan kedekatan hamba tersebut pada Allah, dan sebaliknya Allah sebagai pemilik mutlak alam raya beserta isinya ini akan sangat jauh sekali apabila manusia itu berlaku apatis, acuh tak acuh, suka membantah terhadap seruan-Nya.
Read more…
Berfirman Allah.“Berdoalah pada-Ku dengan merendahkan diri dan dengan suara yang lembut. Sesunguhnya Allah Swt tidak suka pada orang-orang yang melampaui batas “. ( dalam hal yang di minta dan cara meminta ) (Qs Al A’raaf ayat 55 ). Kekuatan doa itu akan jauh lebih efektif ketika kita sanggup mengubah diri dan prilaku kita. Karena doa itu ibarat tanaman, kekuatan mengubah diri tadi bibitnya, sedangkan permohonan yang kita lantunkan adalah pupuknya, yang membuat tanaman menjadi subur dan cepat memberikan hasil. Namun, apabila kita terus menerus menaburkan pupuk tampa pernah menanam benih, atau tanaman tsb dibiarkan saja tak terurus, lantas hasil macam apa yang akan kita harapkan dapat tumbuh dan berkembang diantara dua keadaan diatas ?.
Read more…
“ Berdoalah kepada-Ku dengan merendahkan diri dan dengan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak suka pada orang-orang yang melampaui batas.” (Qs Al A’raaf-55). Allah menyuruh kita untuk bermunajat pada-Nya karena munajat dalam bentuk doa yang tulus dan keluar dari hati yang tulus lagi ikhlas yang mengharapkan keridhaan-Nya semata akan cepat mendapat respon dari Allah. Dijelaskan, berdoa haruslah dengan penuh kerendahan atau tawaduk didalam hal yang diminta dan juga cara memintanya, karena Allah tidak suka sama sekali terhadap orang-orang yang berlebihan dalam segala hal. Pada dasarnya kekuatan doa itu akan jauh lebih efektif ketika kita sanggup merubah perangai, prilaku maupun sikap kita. Dikatakan, doa itu ibarat tanaman, kekuatan untuk merubah diri dan segala sikap hidup dari yang tercela menjadi terpuji itulah yang akan menjadi bibitnya. Sedangkan permohonan yang kita ucapkan ibarat pupuk. Tapi, kalau kita hanya menaburkan pupuk semata tampa pernah menaburkan bibit, mustahil hasilnya akan sesuai dengan keinginan kita. Read more…