<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Kemahaluasan Ilmu Allah</title>
	<atom:link href="http://oyonk.com/kemahaluasan-ilmu-allah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://oyonk.com/kemahaluasan-ilmu-allah/</link>
	<description>Kumpulan Artikel Martias Oyong Dari Berbagai Media Masa</description>
	<lastBuildDate>Mon, 19 Jul 2010 18:58:14 +0700</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: heru</title>
		<link>http://oyonk.com/kemahaluasan-ilmu-allah/comment-page-1/#comment-1561</link>
		<dc:creator>heru</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Dec 2009 04:15:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://oyonk.com/?p=391#comment-1561</guid>
		<description>ilmu Allah
mana dulu diciptakan ? makanan ataukah perut? pastilah makanan dulu.
lalu mana dulu diciptakan akal(otak)ataukah ilmu ? tentu saja  ilmu duluan diciptakan agar otak itu berfungsi. andaikan ilmu membuat apel ditulis pastilah rumus kimia, matematika, biologi dll tak cukup sebulan menulisnya. seandainya ditulis juga ilmu mencipta bumi pastilah seumur hidup tak selesai. seandainya ilmu kehidupan sosial ,rejeki, ilmu jahat ,ilmu baik dll di pikiran manusia takcukuplah tinta sebanyak lautan menulisnya. belumlagi ilmu allah yang hanya Dia mengetahuinya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ilmu Allah<br />
mana dulu diciptakan ? makanan ataukah perut? pastilah makanan dulu.<br />
lalu mana dulu diciptakan akal(otak)ataukah ilmu ? tentu saja  ilmu duluan diciptakan agar otak itu berfungsi. andaikan ilmu membuat apel ditulis pastilah rumus kimia, matematika, biologi dll tak cukup sebulan menulisnya. seandainya ditulis juga ilmu mencipta bumi pastilah seumur hidup tak selesai. seandainya ilmu kehidupan sosial ,rejeki, ilmu jahat ,ilmu baik dll di pikiran manusia takcukuplah tinta sebanyak lautan menulisnya. belumlagi ilmu allah yang hanya Dia mengetahuinya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
