Sumatera Menuju Siklus Gempa 200 Tahunan. Pakar gempa dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mengingatkan ada potensi gempa jauh lebih besar dibandingkan gempa yang terjadi di Padang Pariaman, Sumatera Barat.
“Kekuatan gempa tersebut sebesar 8,8 SR dengan energi 30 kali lipat lebih besar dibandingkan di Padang dengan skala 7,6 SR,” kata Dr Danny Hilman Natawidjaya, pakar gempa LIPI dalam penjelasannya di Jakarta, Jumat 2 Oktober 2009.
“Posisi pusat gempa berada di segmen Mentawai, Sumatera Barat,” katanya. Sedangkan, gempa yang terjadi di Padang tidak mengurangi potensi pelepasan energi di segmen Mentawai, justru memicu pelepasan energi lebih cepat.
Dia mengatakan Tim Peneliti gempa dari LabEarth LIPI dan Tim Prof. Kerry Sieh dari Earth Observatory of Singapore, NTU sudah mulai meneliti sumber-sumber gempa bumi di Sumatra sejak tahun 1990 sehingga karakteristik kegempaan di Sumatera sudah cukup diketahui.
Menurut dia, dari penelitian itu dapat direkonstruksi siklus gempa besar di (zona subduksi) Mentawai sejak 100 tahun lalu yang menurut rekonstruksi siklus tersebut periode ulangnya sekitar 200 tahunan.
Perioda gempa-gempa besar terakhir terjadi tahun 1797 dan 1833. Menariknya, kata dia, pelepasan akumulasi tektonik di akhir siklus gempa tersebut hampir selalu berupa kejadian gempa besar lebih dari satu kali.
Nah sejak gempa besar kembar tahun 1797 & 1833 tersebut status “zona subduksi (atau biasa disebut juga sebagai “megathrust”) dari segmen Mentawai sudah berada di siklus akhir. Gempa megathrust yang terjadi pada September 2007 bisa dianggap sebagai permulaan periode pelepasan tekanan tektonik tersebut.
“Dari hasil kalkulasi kami gempa 2007 tersebut hanya melepaskan tidak lebih dari 1/3 jumlah energi tekanan tektonik yang terakumulasi di Mentawai,” kata dia.
Artinya, dia mengingatkan masih ada sekitar 2/3 energi lagi yang tersimpan. Apabila 2/3 ini dilepaskan sekaligus maka bisa menghasilkan gempa dengan kekuatan sampai 8,8 SR.
Disalin dari : vivanews.com
Mungkin Artikel Ini Yang Anda Butuhkan ...
- “Dzikrullah”
- Gus Dur Sang Pemersatu Bangasa Itu Telah Tiada
- Introspeksi Diri
- Islam dan Kehidupan Pribadi Manusia
- Cinta Yang Tersisa Dari Padang
- Gempa Akibatkan Arah Kiblat Bergeser ... !!!
- Gempa Padang Baru Pembukaan Gempa Global
- Yang Lucu Seputar Gempa Sumatera
- Waspada Gempa Berpotensi Tsunami ... !!!
- Gempa Sumatera dan Sebuah Misteri
- Riwayat Gempa Di Sumatera Barat
- Dzikir Pada Kehidupan
- Dzikrul Maut
- Memaknai Perjalanan Hati
- Manfaat Besar Dzikrul Maut
- Ingat Mati dan Motivasi Hidup
Baca Juga Artikel Ini : |
Tags: Cinta Dunia, Indonesia, Taqwa, Tawakal, Usaha



October 5th, 2009 at 14:07
hadoooh… History gempa bisa di bukukan, tapi apa ada pendeteksi gempa? Smua cuma perkiraan, saya anggap ok saja.