Ia Akan Datang Tiba–Tiba. Apakah itu ?. Itulah hari kiamat. Bagaimana keadaan manusia waktu itu ?. Qs Al Hajj :1-2 memberi penjelasan “ Hai manusia bertaqwalah kepada tuhanmu, sesungguhnya hari kiamat itu adalah suatu kejadian yang sangat besar (dahsyat). (Ingatlah) pada hari (ketika) kamu melihat goncangan itu, lalailah semua wanita yang menyusui anaknya dari anak yang disusuinya dan gugurlah segala kandungan segala wanita yasng hamil. Dan kamu lihat manusia dalam keadaan mabuk, padahal sebenarnya mereka tidak mabuk, akan tetapi azab Allah itu sangat keras “.
Read more…
Terbit Pada Harian Haluan Pada Hari Jumat Tanggal 04 Juli 2008
Hati Cahaya Terang pada Kehidupan Manusia. Hadis rasulullah SAW. ; “Ingatlah bahwa dalam tubuh itu ada sekeping hati, apabila daging itu baik, baiklah seluruh tubuh itu. Dan apabila ia rusak, tusaklah semua tubuh itu. Daging itu adalah hati “. Dilapangan ditemui ada orang baik-baik ada juga orang-orang jahat. Orang yang berlaku baik itu adalah pertanda hatinya suka menolong orang terlebih dalam kesusahan. Bila orang berhati baik itu sempat jadi pimpinan dia selalu memikirkan untuk perbaikan nasib menimpa rakyatnya secara benar dan jujur dengan nawaitu ikhlas kerja adalah ibadah.
Read more…
Bencana Pengingkaran Terhadap Petunjuk Allah SWT. Bencana senantiasa menghadang, ia datang tanpa diduga-duga. Bencana dapat menimpa individu seperti kecelakaan lalu lintas, bersifat lokal gempa bumi dan lain-lain dan bersifat internasional mewabahnya penyakit AIDS dan Narkoba disebut pil setan, membikin seseorang menjadi pengkhayal mengantang asap menghitunh bintang dilangit, kehilangan arah hidup sesungguhnya, sebagai hamba Allah SWT. Menurut ajaran Islam bencana terjadi bila manusia tidak lagi mengindahkan peraturan dan petunjuk Allah SWT. Bentuk pengingkaran manusia terhadap petunjuk Allah SWT itu bermacam-macam ,Pertama, nafsu serakah, kedua gemar berbuat maksiat dan dosa. Ketiga, menyelewengkan amanat. Keempat mejauhkan diri dari ulama. Kelima mencintai dunia di atas segala-galanya. Nafsu serakah dalam mengeksploitasi alam. Hutan-hutan ditebang secara berlebihan. Gunumg-gunung digunduli. Binatang-binatang dibunuh untuk diambil kulitnya atau anggota tubuh lainnya. Pabrik-pabrik dibangun tanpa dilengkapi dengan pengolahan limbah yang memadai.Akibatnya udara tercemar, laut menjadi kotor dan seungai jadi kotor keruh. Banjir melanda ketika musim hujan. Musim kemarau terasa lebih menyengat. Berbagai penyakit pun bermunculan. Allah menjelaskan : “ Telah tampak kerusakan didarat dan dilaut dari sebab perbuatan tangan manusia “. (Q.S. Ar-Rum : 41).
Read more…
Terbit Pada Harian Haluan Pada Hari Jumat Tanggal 15 Juni 2007
Manfaat Besar Dzikrul Maut. Diceritakan dalam suatu hadis “ketika Allah beriradat mencabut roh seseorang mukmin maka, datanglah seorang malaikat maut (Izrail) dari arah mulutnya untuk melaksanakan iradat Allah tadi, lalu keluarlah zikir dan berkata : Tiada jalan bagimu dari arah ini, sebab zikir pada Allah selalu melintasi mulut ini. Maka, malaikat maut berpindah kearah tangan, namun tangan orang mukmin itupun menolak, sebab ia selalu dipakai untuk mengulurkan sedekah, menyayangi anak yatim, menulis ilmu pengetahuan dan mengangkat senjata kemedan juang membela agama Allah. Selanjutnya malaikat maut melirik kakinya, namun apa daya kaki juga menolak, alasanya kaki sering digunakan untuk berjalan menghadiri shalat berjamaah, shalat jumat, pertemuan majelis taklim, wirid malam dsb. Begitu juga telinganya sering dipakai untuk mendengarkan bacaan Al Quran, mendengarkan nasehat-nasehat soal kebaikan dsb. Akhirnya malaikat maut ingin mencabut rohnya dari arah mata, namun mata juga menolak, alasanya selalu dipakai untuk memperhatikan dan mengamati kebesaran Allah, melihat kitab-kitab Allah dan pandangan-pandangan baik lainya. (Duratun Nasihin).
Read more…
Terbit Pada Harian Haluan Pada Hari Jumat Tanggal 24 Februari 2006
Orang Yang Merugi Dalam Shalat. Rasulullah Saw bersabda “ Sesungguhnya amalan yang pertama sekali di hisap dari seorang hamba di hari kiamat kelak adalah ibadah shalatnya. Apabila ibadah shalatnya baik, maka ia termasuk orang yang beruntung. Namun, apabila ibadah shalatnya itu rusak, maka ia termasuk golongan orang-orang yang merugi” ( Hr. Nasai ). Pemberitahuan Rasulullah Saw di atas yang menyangkut soal ibadah sentral dan pokok kita sehari-hari pada Allah SWT, yaitu ibadah shalat dengan satu tujuan agar manusia taat, patuh dan beriman pada-Nya. Perintah shalat ini maupun ibadah-ibadah lainya murni bukan untuk kepentingan Allah, Akan tetapi seluruh keuntungan dan manfaatnya pasti akan kembali pada manusia itu. Lalu shalat yang seperti apa yang akan membawa keuntungan dan manfaat pada kita ?, apakah shalat yang di kerjakan hanya dalam hitungan detik yang terkesan asal-asalan?, atau shalat yang pengerjaanya selalu di ujung waktu ( melalaikan ) ?, atau hanya untuk sekedar mengugurkan kewajiban saja.
Hal inilah yang sangat di takutkan sekali oleh Nabi kita Muhammad Saw, karena di waktu beliau sedang melaksanakan Isra – Mikraj, beliau melihat suatu kejadian yang sangat aneh sekali. Di mana banyak orang laki-laki dan wanita tengah melabrak diri mereka dengan memukul kepalanya sendiri, darah mengalir akibat pukulan itu yang tak obahnya seperti sungai besar. Sambil mengeluh dengan penuh penyesalan mereka berkata ‘celakalah kami ini, alangkah sakitnya penderitaan ini. Maka, aku (Nabi) bertanya yaa Jibril, siapa mereka itu dan mengapa mereka memukuli kepala mereka sendiri sambil terus mengerang kesakitan?. Jibril menjawab mereka adalah dari umatmu yaa Muhammad yang melakukan Shalat selalu tidak tepat pada waktunya (lalai & suka melalaikan). ( Durattun Nasihin).
Read more…