Ramadhan dan Kesucian Al Quran. Allah berfirman.” Bulan Ramadhan adalah bulan yang didalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasannya mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang haq dan yang batil).”( Qs Al-Baqarah-185.)
Bulan Ramadhan disebut juga sebagai bulan Al Quran, karena pada bulan inilah kitab suci umat Islam sebagai pedoman dan pemandu kehidupan manusia, Al Quran nur karim diturunkan kepermukaan bumi ini atas kekuasaan Allah, dari Al lauh Al Mahfuzh ke Bait Al Izzah dilangit dunia. Menurut Ibnu Abas ra, peristiwa turunnya Al Quran terjadi pada malam Lailatul Qadr, yang hanya terdapat dalam bulan suci Ramadhan. Malam Laillatul Qadr, adalah malam yang penuh dengan Maqfirah/ampunan dari Allah. Bahkan disebutkan lebih baik dan mulia dari seribu bulan. Dijelaskan Allah dalam Qs, Al Qadr ayat 1-5. “Sesungguhnya kami telah menurunkannya (Al Quran) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu?. Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril turun dengan izin tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit Fajar.” (Subhanallah)
Read more…
Mengasah Mata Hati. Mata hati, adalah salah satu dari sekian banyak pemberian Allah kepada makhluk yang bernama manusia tampa kecuali. Hanya manusia yang bisa mengfungsikannya dengan sempurna Mata hati yang baik akan sanggup melihat dan merasakan apa-apa yang akan terjadi maupun yang telah lama berlalu. Tentu saja hati yang sejalan dengan pikiran yang sehat dan jernih, artinya pikiran selalu melahirkan komitmen yang mantap dan diiringi dengan keteguhan hati serta disampaikan /diikrarkan dengan mulut. Kalau hal ini berlawanan arah, lain dipikiran lain pula dihati serta lain dihati lain pula dimulut itulah yang dikatakan Allah sebagai ciri-ciri orang munafik. Kemunafikan kalau dibiarkan terus bersemayam dalam hati, maka dengan sendirinya hati itu akan menjadi buta dari petunjuk, yang berlanjut pada buta pendengaran, bahkan mata hati itu sendiri yang akan menyeret kebanyakan manusia kejurang neraka jahanam.
Read more…
Terbit Pada Harian Haluan Pada Hari Jumat Tanggal 18 Juli 2008
Khusyuk Pola Hidup Muslim. Rasulullah Saw bersabda, “Yang halal sudah jelas, yang haram pun juga sudah jelas, dan di antara keduanya ( banyak ) hal – hal yang subhat, yang tidak di ketahui oleh kebanyakan manusia. Barang siapa menjauhi perkara – perkara subhat berarti ia sudah membersihkan agama dan kehormatanya. Barang siapa yang jatuh kedalam perkara–perkara subhat, tak obahnya seperti seorang pengembala yang sedang mengembalakan ternaknya di sekitar daerah larangan, sehingga hampir saja ia masuk kedalam daerah larangan tersebut. Ketahuilah bahwa setiap penguasa memiliki daerah larangan, ketahuilah bahwa daerah larangan Allah adalah perkara – perkara yang haram. Ketahuilah, bahwa di dalam jasad manusia ada segumpal darah, apabila dia baik niscya sekujur tubuhnya akan baik, tapi apabila gumpalan darah itu rusak niscaya sekujur tubuhnya akan rusak. Ketahuilah gumpalan darah yang di maksud adalah hati ( Al hadis ).
Read more…
Bencana Pengingkaran Terhadap Petunjuk Allah SWT. Bencana senantiasa menghadang, ia datang tanpa diduga-duga. Bencana dapat menimpa individu seperti kecelakaan lalu lintas, bersifat lokal gempa bumi dan lain-lain dan bersifat internasional mewabahnya penyakit AIDS dan Narkoba disebut pil setan, membikin seseorang menjadi pengkhayal mengantang asap menghitunh bintang dilangit, kehilangan arah hidup sesungguhnya, sebagai hamba Allah SWT. Menurut ajaran Islam bencana terjadi bila manusia tidak lagi mengindahkan peraturan dan petunjuk Allah SWT. Bentuk pengingkaran manusia terhadap petunjuk Allah SWT itu bermacam-macam ,Pertama, nafsu serakah, kedua gemar berbuat maksiat dan dosa. Ketiga, menyelewengkan amanat. Keempat mejauhkan diri dari ulama. Kelima mencintai dunia di atas segala-galanya. Nafsu serakah dalam mengeksploitasi alam. Hutan-hutan ditebang secara berlebihan. Gunumg-gunung digunduli. Binatang-binatang dibunuh untuk diambil kulitnya atau anggota tubuh lainnya. Pabrik-pabrik dibangun tanpa dilengkapi dengan pengolahan limbah yang memadai.Akibatnya udara tercemar, laut menjadi kotor dan seungai jadi kotor keruh. Banjir melanda ketika musim hujan. Musim kemarau terasa lebih menyengat. Berbagai penyakit pun bermunculan. Allah menjelaskan : “ Telah tampak kerusakan didarat dan dilaut dari sebab perbuatan tangan manusia “. (Q.S. Ar-Rum : 41).
Read more…
Terbit Pada Harian Haluan Pada Hari Jumat Tanggal 15 Juni 2007
Manfaat Besar Dzikrul Maut. Diceritakan dalam suatu hadis “ketika Allah beriradat mencabut roh seseorang mukmin maka, datanglah seorang malaikat maut (Izrail) dari arah mulutnya untuk melaksanakan iradat Allah tadi, lalu keluarlah zikir dan berkata : Tiada jalan bagimu dari arah ini, sebab zikir pada Allah selalu melintasi mulut ini. Maka, malaikat maut berpindah kearah tangan, namun tangan orang mukmin itupun menolak, sebab ia selalu dipakai untuk mengulurkan sedekah, menyayangi anak yatim, menulis ilmu pengetahuan dan mengangkat senjata kemedan juang membela agama Allah. Selanjutnya malaikat maut melirik kakinya, namun apa daya kaki juga menolak, alasanya kaki sering digunakan untuk berjalan menghadiri shalat berjamaah, shalat jumat, pertemuan majelis taklim, wirid malam dsb. Begitu juga telinganya sering dipakai untuk mendengarkan bacaan Al Quran, mendengarkan nasehat-nasehat soal kebaikan dsb. Akhirnya malaikat maut ingin mencabut rohnya dari arah mata, namun mata juga menolak, alasanya selalu dipakai untuk memperhatikan dan mengamati kebesaran Allah, melihat kitab-kitab Allah dan pandangan-pandangan baik lainya. (Duratun Nasihin).
Read more…