Mari Mengukur Rasa Malu Sendiri. Gemuruh di media tentang peritiwa yang tak layak, dahsyatnya bagaikan air bah tsunami. Semua orang membicarakannya. Semua orang memperdebatkannya. Tentang sebuah peristiwa, yang mengharu-biru hati dan pikiran kalayak secara luas. Terutama di kalangan remaja, tetapi juga dikalangan orang dewasa.
Menghargai Waktu dan Umur. Rasulullah Saw memberikan peringatan pada umat islam khususnya agar tidak mencaci – maki waktu dan keadaan,keduanya ini adalah pemberian tuhan yang wajib kita hargai. Sebuah ungkapan yang memberikan dasar pemikiran agar setiap muslim mampu merenung dan terjun dalam rangkaian waktu mengisinya dengan aneka perilaku terpuji,amar ma’ruf nahi mungkar.
Introspeksi Diri. Guna memberi arti dalam kehidupan ini khususnya bagi seorang pribadi muslim, berperilaku terpuji adalah jalannya. Islam menyebutnya Fastabiqul Khairat, melanggengkan hubungan dengan Allah, selalu merawat cinta kasih antar sesama manusia plus menjaga dan melestarikan alam semesta beserta isinya, merupakan bentuk perealisasiannya.
Read more…
Pasca Gempa Warga Sumbar Diminta Pindah Agama. Upaya pendangkalan akidah dan pemurtadan terjadi kepada korban dalam musibah gempa. Seperti kejadian-kejadian gempa dan musibah sebelumnya, pemurtadan kali ini terjadi di daerah Korong Koto Tinggi, Kenagarian Gunung Padang Alai, Kecamatan Koto Timur, Padang Pariaman, Sumatera Barat. Baca Selengkapnya ….
Waspada Gempa Berpotensi Tsunami … !!! Gempa berskala besar akan merobohkan apa pun di muka bumi yang tak kukuh dan rapuh. Fenomena ini bukan hanya meruntuhkan bangunan, melainkan juga membuat tanah longsor, merekah, dan ambles. Di luar itu, gempa di pesisir juga berpotensi menimbulkan tsunami. Itulah serangkaian ancaman bagi penduduk di daerah rawan gempa.
Selama bumi berputar, pergerakan lempeng-lempeng bumi yang menutupi dan mengapung di atas magma tak akan pernah berhenti. Tumbukan antarlempeng atau kerak bumi inilah yang menyebabkan gempa terus terjadi silih berganti di sekujur tubuh bumi ini.


