Islam Jembatan Kebaikan Abadi. Seseorang dapat dikatakan baik bila menjadikan Islam jembatan kebaikan abadi, tingkah laku dan perbuatannya dapat dimanfaatkan dan ditauladani orang lain, bukan sebaliknya merugikan dan menyengsarakan orang lain, ibarat jelatang buahnya bermiyang, mengata menyusahkan untuk siapa yang menyentuhnya artinya fitnah dimasyarakat.Rasulullah SAW Bersabda: “ Orang Islam ialah orang yang selamat dengan perbuatan dan perkataannya “.(H.R. Bukhari).
Read more…
Islam Itu Jujur. Seorang laki-laki bertanya langsung kepada Rasulullah SAW. Tentang Islam, Rasul SAW menjawab dengan singkat, ” Islam itu jujur, tidak boleh bohong ”. Diwaktu yang lain ada seorang yang mengaku ingin masuk Islam, hobi lamanya yaitu mencuri, berzina, membunuh, dan beberapa kebiasaan jelek lainnya belum bisa ditinggalkannya. Ternyata Rasulullah SAW, meluluskan permintaan orang tersebut. Artinya ia diterima masuk Islam, hanya dengan syarat yang sangat ringan, asal berbuat jujur, tidak berbohong.
Read more…
Mencerminkan Akhlakul Karimah. Yang paling berperan di diri manusia untuk mengendalikan setiap gerak-geriknya adalah pikiran dan hati,kedua unsur ini selalu bisa disinergikan yang akan melahirkan komitmen/prinsip. Namun,tidak tertutup kemungkinan antara pikiran dan hati sudah tidak bisa disingkronkan lagi alias lain dipikiran lain di hati, sehingga apa-apa yang diucapkan mulut hanya sekedar berita dan kabar kosong belaka.
Read more…
Umar bin Abdul Aziz Sosok Pemimpin Teladan. “Serulah (manusia ) kepada jalan tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yg baik dan bantah lah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya tuhanmu dialah yg lebih mengetahui tentang siapa yg tersesat dari jalan-nya dan dia yg lebih mengetahui orang-orang yg mendapat petunjuk”.(QS. An-nahl :125).
Read more…
Hukum Oral Seks Suami Isteri. Hingga saat ini, memang tidak sedikit masyarakat muslim yang masih mempertanyakan tentang halal dan tidaknya jima’ atau berhubungan suami istri dengan cara oral. Mitos yang banyak berkembang selama ini, melakukan hubungan dengan cara memasukkan alat kelamin ke dalam mulut pasangan itu dianggap sama seperti kelakuan orang kafir, sehingga hukumnya haram. Benarkah?
Ibnu Taymiyyah berpendapat, selain ciuman dan rayuan, unsur penting lain dalam pemanasan adalah sentuhan mesra. Bagi pasangan suami istri, seluruh bagian tubuh adalah obyek yang HALAL untuk disentuh, termasuk kemaluan. Terlebih jika dimaksudkan sebagai penyemangat jima’.
Read more…