Jangan menyombongkan Diri. Allah Swt berfirman didalam Qs Lukman ayat 18. “ Dan janganlah kamu memalingkan muka (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan dimuka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.” Ayat diatas memberi informasi pada manusia, khususnya manusia muslim / muslimah untuk menjauhi suatu sifat yang abadi dimiliki Iblis laknatullah yaitu sombong, waktu diperintahkan Allah Swt untuk sujud dalam artian menghormati keberadaan Adam didalam sorga. Realitanya, memang manusia diciptakan Allah kepermukaan bumi ini memiliki kelebihan dan kekurangan yang beragam sebagai anugerah terindah dari sang pencipta. Akan tetapi, segala kelebihan yang dimiliki sering kali menbuat manusia itu terjebak dalam prilaku-prilaku yang dilarang sang khalik. Keterjebakan dari manusia itu adalah sering tidak menyadari akan segala kekurangan dan keterbatasannya sehingga timbul satu sifat yang membuat Iblis dan para kroninya senang itulah sifat sombong, pongah atau takabur.
Read more…
Laknat Allah. Rasulullah Saw bersabda “ Tidak akan masuk sorga orang yang didalam hatinya tersimpan sedikit saja kesombongan. Lalu ada seorang sahabat bertanya sesungguhnya ada seseorang yang suka berpakaian bagus dan sandalnya juga bagus. Rasulullah Saw bersabda : Sesungguhnya Allah Swt itu maha indah dan menyukai keindahan, sedangkan sombong itu, menolak kebenaran dan suka merendahkan orang lain.” ( Hr. Muslim ). Didalam hadis beliau Saw diatas mengatakan bukan beliau saja yang membenci sifat sombong bahkan Allah Swt sangat tidak menyukainya. Sombong dalam artian sangat malas, enggan sekali bahkan menolak secara terang-terangan kebenaran yang telah susah payah diperjuangkan para Nabi dahulunya. Begitu juga laknat Allah akan menimpa manusia yang suka menjelek-jelekkan dan merendahkan manusia lain didalam berbagai aspek kehidupannya.
Read more…
Al-Qamah Selamat dengan Pertolongan Rasulullah SAW. Sejarah mencatat, bernama Alqamah seorang pemuda taat beribadah, perhatian dan patuh kepada ibu. Dia tinggal menetap di Jazirah Arab. Menyelusuri kehidupan pemuda padang pasir Alqamah dikenal masyarakat Arab waktu itu karena kepatuhan terhadap ibunya. Sejak lama ditinggal mati ayahnya. Sekarang ibunya dimakan usia sudah tua renta sudah terasa berbau tanah perkuburan. Alqamah jejaka normal jatuh hati terhadap seorang perawan, mereka menjalin cinta, perkembangannya mendapat restu orang tuanya untuk mendirikan mahligai rumah tangga yang berujung diikat perkawinan.
Read more…
Terbit Pada Harian Haluan Pada Hari Jumat Tanggal 16 Sepember 2005
Kesombongan Perdana Dalam Sejarah Umat. Setiap insan yang dilahirkan pada hakekatnya berada dalam lingkaran kesucian karena itulah fitrah dari kemanusiaan, yang harus di implementasikan dalam bentuk dan tindak – tanduk serta prilaku sehari – hari. Dalam perkembanganya manusia itu selalu menuntut suatu perubahan yang akan menentukan tingkatan – tingkatan yang ada di masyarakat, saling berkompetisi, adu argumentasi dan lain sebagainya yang akan melahirkan apresiasi tertentu dari individu maupun kelompok. Dalam mengarungi lautan kehidupan yang sarat dengan berbagai macam perubahan dan pengaruh baik exsternal maupun internal yang berkonotasi dengan persaingan yang ketat tersebut dalam berbagai bidang dan usaha. Banyak sedikitnya akan mempengaruhi pola pikir, perasaan dan tabiat umat manusia pada umumnya yang tersangkut pada sifat – sifat terpuji ( Akhlakul karimah ) dan sifat tercela ( Akhlakul mazmumah ).
Read more…