Jujurlah Pada Hatimu

By Martias Oyonk on Wednesday, February 17, 2010
Filled Under: Penyakit-Penyakit Hati

Jujurlah Pada Hatimu. Pada hakekatnya manusia itu senantiasa dituntut untuk selalu mendayagunakan akal budinya demi terciptanya ketentraman, kedamaian, kebahagiaan dan kebaikan. Baik atau kebaikan adalah salah satu sarana untuk melahirkan kebahagiaan,kebenaran dan keadilan hidup bermasyarakat dan beragama dalam wadah keimanan dan  keislaman yang murni.

Hal ini akan terwujud secara baik apabila sebongkah daging  yang ada dalam tubuh setiap manusia tidak dikotori dan dinodai oleh berbagai macam penyakit yang biasa disebut dengan penyakit hati.

Read more…

Introspeksi Diri

By Martias Oyonk on Monday, December 14, 2009
Filled Under: Akhlak Mulia, Motivasi Hidup, Pola Hidup Muslim

Introspeksi Diri. Guna memberi arti dalam kehidupan ini khususnya bagi seorang pribadi muslim, berperilaku terpuji adalah jalannya. Islam menyebutnya Fastabiqul Khairat, melanggengkan hubungan dengan Allah, selalu merawat cinta kasih antar sesama manusia plus menjaga dan melestarikan alam semesta beserta isinya, merupakan bentuk perealisasiannya.
Read more…

Ilmu Menjadikan Manusia Terbaik

By Bakhtiar Khatib on Friday, December 11, 2009
Filled Under: Akhlak Mulia, Amal Saleh, Pola Hidup Muslim

Ilmu Menjadikan Manusia Terbaik. Wasiat rasulullah SAW, kepada sahabat, Ali bin Abi Thalib : “ Sebaik-baiknya manusia ialah orang yang dapat memberi manfaat kepada orang lain”.

Read more…

Cinta Yang Tersisa Dari Padang

By Martias Oyonk on Friday, October 23, 2009
Filled Under: Dzikrul Maut, Motivasi Hidup, Pola Hidup Muslim, Tipu Daya Dunia

Kemarin aku berdiri di dekat pintu gerbang sebuah kuil dan bertanya kepada orang-orang yang lewat tentang misteri dan kesucian cinta.

Seorang lelaki setengah baya lewat, tubuhnya rapuh wajahnya gelap. sambil mendesah dia berkata, “Cinta telah membuat suatu kekuatan mejadi lemah, aku mewarisinya dari Manusia Pertama”.

Read more…

Yang Lucu Seputar Gempa Sumatera

Yang Lucu Seputar Gempa Sumatera. Bencana gempa bumi berkekuatan 7,6 ( belakangan dilaporkan 7,9 ) pada Skala Richter (SR) yang meluluhlantakkan sebagian wilayah Sumatra Barat pada 30 September lalu, telah menimbulkan duka yang mendalam.


Pemberitaan di media mengharu-birukan perasaan masyarakat saat melihat anak-anak yang menangis ketakutan, korban yang merintih kesakitan karena tertindih bangunan runtuh, serta mereka yang ditemukan tewas karena tidak sempat diselamatkan lagi.

Read more…