Mencerminkan Akhlakul Karimah. Yang paling berperan di diri manusia untuk mengendalikan setiap gerak-geriknya adalah pikiran dan hati,kedua unsur ini selalu bisa disinergikan yang akan melahirkan komitmen/prinsip. Namun,tidak tertutup kemungkinan antara pikiran dan hati sudah tidak bisa disingkronkan lagi alias lain dipikiran lain di hati, sehingga apa-apa yang diucapkan mulut hanya sekedar berita dan kabar kosong belaka.
Jujurlah Pada Hatimu. Pada hakekatnya manusia itu senantiasa dituntut untuk selalu mendayagunakan akal budinya demi terciptanya ketentraman, kedamaian, kebahagiaan dan kebaikan. Baik atau kebaikan adalah salah satu sarana untuk melahirkan kebahagiaan,kebenaran dan keadilan hidup bermasyarakat dan beragama dalam wadah keimanan dan keislaman yang murni.
Hal ini akan terwujud secara baik apabila sebongkah daging yang ada dalam tubuh setiap manusia tidak dikotori dan dinodai oleh berbagai macam penyakit yang biasa disebut dengan penyakit hati.
Michael H. Hart Dalam tulisannya menuliskan The 100 a rangking of the most influential person in history (seratus tokoh paling berpengaruh dalam sejarah ) Menempatkan Nabi Muhammad SAW dalam urutan tokoh yang paling utama. Pendapat ini berdasrkan dari keberhasilan Beliau SAW dengan baik dalam meraih kesuksesan luar biasa,baik dilihat dari ukuran agama (akhirat) maupun dalam ruang lingkup duniawi. Sedangkan dalam keyakinan Islam, Nabi Muhammad adalah seorang Nabi sekaligus Rasul pamungkas ( la nabiyya ba’dah ) ,ini sifatnya mutlak yang mengandung unsur kewajiban dasar umat Islam yang disebut iman.
Iman ini akan menjadi batal jikalau mengesampingkan eksistensial Muhammad SAW sebagai uswatun hasanah.” “Sesungguhnya telah ada pada diri Rasulullah itu suri tauladan yang baik bagimu”. ( Qs Al Ahzab-21)
Ijtihad dan Kreatifitas Berfikir. Mengunakan pertimbangan akal pikiran dalam hukum atau undang-undang memegang peranan penting,khususnya dalam ajaran Islam. Al Quran menyerukan agar umat manusia selalu mendayagunakan akal pikirannya semaksimal mungkin.
Akal pikiran yang sehat lagi cerdas,akan jadi menuntun jalan untuk mendekatkan diri pada Allah Swt. Sebaliknya orang yang tidak mempergunakan akal pikirannya akan mudah dipengaruhi oleh hal-hal yang buruk,malah Al Quran mengibaratkannya dengan binatang yang bisu,tuli dan dungu.
“Dzikrullah”. Alhamdulillahirabbilallamin. Puji dan syukur kehadirat Allah Swt harus selalu kita panjatkan,karena atas izin dan ridha-Nyalah kita telah selesai dari satu urusan untuk menuju pada urusan selanjutnya. Begitu juga syalawat beruntaikan salam jangan pernah berkurang kita berikan pada seorang pemuda padang pasir Rasulullah Muhammad Saw,yang telah sukses membawa seluruh umat manusia pada cahaya Islam yang penuh dengan kedamaian,walaupun terkadang dibumbui oleh tindakan-tindakan yang bertentangan dengan ajaran Islam itu sendiri yang juga dilakukan umatnya amatnya sendiri.
Bahaya Laten Yahudi. Allah Swt berfirman.” Sesungguhnya kamu dapati orang – orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang – orang beriman, adalah orang – orang Yahudi dan orang – orang Musyrik…” ( Qs Al Maidah – 82 ).
Didalam Al Quran orang – orang yahudi atau Bani Israel menduduki peringkat perdana dalam silsilah umat – umat terdahulu yang di klaim kafir oleh Allah. Hal ini bertujuan untuk pengajaran Al Quran kepada umat Islam khususnya agar selalu menyadari dan mewaspadai akan bahaya laten dari kaum yahudi / Israel ini.
Belajar Sepajang Hayat. Islam sangat menekankan umatnya untuk selalu menuntut ilmu. Hal ini bahkan merupakan salah satu alat untuk menggiring umat kepada pencerahan intelektual, sekaligus sebagai upaya mengembangkan potensi umat menuju pada kehidupan yang lebih baik.
Buktikanlah Janji Yang Pernah Dilontarkan.Sejak manusia ditiupka roh kedalam kandungan sang bunda,sejak itu pulalah segala kebaikan, rahmat dan hidayah Allah Swt mengiringi hari-hari sang cabang bayi. Setelah lahir menghirup udara dunia kasih sayang Allah tak pernah berhenti ia dapatkan bahkan sampai akhir hayatpun segala nikmat yang terangkum dalam kebaikan sang maha pemberi Allah Swt akan dirasakan rasakan.
Read more…
Gus Dur Sang Pemersatu Bangasa Itu Telah Tiada – Berita duka menyelimuti bangsa Indonesia, setelah mantan Presiden Abdurrahman Wahid yang akrab disapa Gus Dur, Rabu sekitar pukul 18.40 WIB, meninggal dunia di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta, karena sakit.
Mengucapkan ‘ Selamat Natal ‘ Hukumnya Haram .. !!!. Sudah sering kita mendengar ucapan semacam ini menjelang perayaan Natal yang dilaksanakan oleh orang Nashrani. Mengenai dibolehkannya mengucapkan selamat natal ataukah tidak kepada orang Nashrani, sebagian kaum muslimin masih kabur mengenai hal ini.


